Showing posts with label cita-cita. Show all posts
Showing posts with label cita-cita. Show all posts

Wednesday, September 27, 2017

Contoh Manajemen Kasus Tetraparese


IDENTITAS
Nama                              :        Tn. S                                       
Jenis Kelamin                  :        Laki-laki               
Umur                              :        54 tahun
Alamat                            :        -                        
Pekerjaan                       :        Kuli panggul
Masuk Rumah Sakit        :        30 Agustus 2017                     
Nomer CM                       :        -

ANAMNESIS TANGGAL: 31 Agustus 2017
Oleh pasien dan keluarga
         
KELUHAN UTAMA:
Tidak bisa berjalan


RIWAYAT PENYAKIT SEKARANG:
-      Pasien datang dengan keluhan merasa lumpuh pada kedua kakinya sehingga tidak dapat digunakan untuk berdiri atau berjalan sejak 7 hari SMRS yang didahului dengan rasa kesemutan
-      3 hari SMRS pasien telah berobat ke RS lain dengan diberikan terapi untuk penyakit Parkinson, tetapi pasien tidak merasakan adanya perbaikan. Selanjutnya, 4 jam SMRS pasien mulai tidak bisa berdiri dan tidak bisa berjalan secara mandiri, sehingga pasien dibawa ke IGD RSUD Wonosari.
-      Pada kedua tungkai sering didapatkan pergerakan yang tidak disadari secara berulang kali (kelojotan)

Wednesday, June 29, 2011

rumania, ke luar negeri at the first time.. :D

ke luar negeri? siapa yang tidak mau mengunjungi negeri seberang? apalagi ke negeri di eropa sana! :D mungkin kawan semua juga ingin berkunjung ke negeri-negeri di dunia ini.. terutama eropa, benua yang emang terkenal dengan berbagai keindahannya... aku tak pernah memimpikan bakal bisa mengunjungi rumania, salah satu negara di eropa timur... yah, mungkin aku sering memimpikan bisa berkunjung ke negeri lain, tapi tak pernah terlintas olehku dapat terwujud secepat ini.. :D
sukur alhamdulillah dapat pernah singgah ke negeri asing itu...


kilas balik tentang gimana bisa aku berada di negeri asing itu... sangat panjaaaaaaaaaaaaannnngg ceritanya... singkatnya, aku telah mengikuti lomba ISPO (indonesian science project olympiad) yang diselenggarakan oleh turki di jakarta dan akhirnya lolos seleksi, trus meluncurlah saya ke jakarta.. wussshhhhh... puji syukur kehadirat Allah, saat final di jakarta aku telah dapat membawa pulang sebuah medali perak saat perlombaan itu sekaligus mendapatkan jatah ke Rumania untuk mewakili Indonesia dalam ajang INFOMATRIX (international informatics project competition) yang diselenggarakan di Bucharest, Rumania.

saat di Rumania, mungkin aku merasakan kedinginan. sebenarnya, bukan mungkin! tapi IYA! aku benar-benar kedinginan! betapa tidak, disana suhunya jauh lebih rendah daripada di Tanah Air Beta. tapi, rasa dingin itu bisa teratasi dengan sebuah perasaan sugestiku yang mengatakan bahwa "disini nggak dingin kok rima! jadi tenang aja! lagipula kamu kan sudah lama tinggal di malang, masa' nggak betah dingin sih!"
sebuah sugesti itu telah membawaku untuk tak merasakan dingin yang teramat disana. bahkan aku menelusuri negeri asing itu tanpa mengenakan jaket. mungkin bagi orang-orang aku terbilang bonex alias anak yang nekat. tapi, tak pernah kudengar perkataan mereka yang seolah mengejekku, "hei, wanita besi rek! nggak pernah pakai jaket kalau keluar. nggak usah sok kuat deh!". tapi, di telingaku, semua perkataan itu menjadi sebuah bumbu penyemangatku tersendiri. kata-kata mereka akan membuatku sadar bahwa aku bukanlah wanita biasa! aku lebih kuat dari mereka yang notabene adalah seorang lelaki!

menceritakan pengalaman tentang perjalananku di Rumania mungkin tak ada habisnya, dan sepertinya saya sudah mulai capek ngetik,,, :D

yang jelas saya ingin ucapkan adalah:
terima kasih banget pada ayah dan bunda yang slalu mendoakanku tanpa mengenal lelah.aku sayang ayah sama bunda.. :* makasih pada mas-masku dan adekku yang selalu mensupport aku. aku juga sayang kalian.. :D makasih pada semua keluargaku.
makasih buat bu mardiyah dan pak soleh yang uda membimbingku. makasih buat bu mamik, pak djalil, pak banji, dan seluruh guru dan staf Perguruan Surya Buana Malang. terima kasih buat om hari, mbak maya dan seluruh anggota Yayasan Bahana Cita Persada yang uda sekuat tenaga mencarikan sponsor. makasih juga buat temen-temen.. :D

karena kalian semua, aku dapat membawa pulang bronze medal di Romania..
luv yu al..

Sunday, March 20, 2011

Akulah mawar berduri

tema: motivasi dan inspirasi

Suatu hari, kelas 3 SMA Harapan Kita kedatangan seorang guru baru. Setelah guru tersebut diperkenalkan oleh kepala sekolah, ia langsung mengajar. Akan tetapi, gaya mengajarnya lain daripada yang lain. Sehingga ia disukai banyak murid-muridnya.
“Baiklah anak-anak, hari ini ibu minta kalian membuat gambar yang mencerminkan kepribadian kalian masing-masing!”
Tanpa menunggu komando yang kedua kalinya, mereka langsung mengerjakan tugas yang diberikan. Karena mereka hanya diberi waktu 5 menit saja. Macam-macam yang mereka gambar. Namun, waktu 5 menit yang diberikan dirasa tidak cukup. Karena agak susah juga membuat gambar yang mencerminkan kepribadian masing-masing. Akan tetapi, guru tersebut menyudahi kerja anak-anak.
“Baiklah anak-anak, setelah kalian selesai menggambar kepribadian kalian, saatnya untuk melakukan presentasi. Silahkan, siapa yang mau duluan?!”
Anak-anak saling berpandangan. Namun, dari belakang seorang siswa mengacungkan tangannya. Dan langsung dipersilahkan oleh ibu guru. Siswa ini dengan PDnya maju ke depan dan langsung menunjukkan gambar yang ia buat.
“teman-teman, inilah gambar yang saya buat!” sembari menunjukkan gambarnya di kertas.
Kontan anak-anak tertawa, karna gambar yang dibuat oleh siswa itu adalah sebuah uang logam Rp 25. Kegaduhan anak-anak akhirnya diredakan oleh ibu guru.
“Anto, coba kamu jelaskan kenapa kamu menggambar itu!”
“saya menggambar ini karena saya lahir tanggal 25!”
Anto kemudian duduk kembali. Didi lalu memberanikan diri untuk maju ke depan. Kali ini, Didi menggambarkan kepribadiannya seperti sebuah kacang.
“Didi, kenapa kamu menggambar kacang?”
“Karena saya “garing”!!!”, ia langsung kembali duduk.
“silahkan ada lagi yang berani?”
Seorang siswi berjilbab langsung mengacungkan tangannya. Ia menggambar bunga mawar lengkap dengan duri-durinya. Dan dibelakang mawar tersebut, diberi warna hitam.
“coba kamu jelaskan makna dari gambar yang kamu buat!”
“mawar adalah saya. Saya adalah sekuntum bunga mawar yang indah!”
“lalu kenapa mawar itu banyak durinya?”
“mawar yang sempurna adalah mawar yang berduri!”, tegas siswi itu
“bukankah itu akan menyakiti orang yang akan memetiknya?
“sekali lagi saya tegaskan, bahwa mawar yang sempurna adalah mawar yang berduri. Banyak yang mengatakan bahwa keindahan mawar itu tercoreng dengan adanya duri. Padahal, duri itulah yang membuat mawar Nampak indah. Kenapa? Karna dengan duri itu tidak sembarang orang bisa seenaknya menyentuh atau memetik sang mawar. Duri itu ibarat fitrah saya sebagai muslimah. Yang tidak boleh disentuh oleh sembarang orang, kecuali muhrim saya! Karena orang yang sembarangan menyentuhnya akan terkena duri-duri mawar yang tajam!”
“lalu kenapa bagroundnya hitam?” Tanya guru semakin penasaran.
“saya memilih warna hitam karna diibaratkan bunga itu berada di jurang”
“kenapa?”
“saya tidak mau menjadi bunga yang tumbuh di taman. Meski memiliki duri, namun semua orang bisa melihatnya dan memetiknya. Lain halnya dengan mawar yang tumbuh di jurang, orang yang ingin memetik bunga mawar itu harus melakukan pengorbanan yang luar biasa. Orang yang ingin memetik bunga itu pasti bukan orang yang sembarangan. Dia adalah orang yang mau berkorban bahkan mengorbankan nyawanya sekaligus untuk dapat memetik mawar tersebut.
Seperti halnya saya. Orang yang akan memetik saya kelak, atau akan menjadi suami saya pastilah bukan orang sembarangan. Tetapi, orang yang mau dan mampu mengorbankan nyawanya untuk saya!” terang siswi itu.
Gemuruh tepuk tangan memenuhi ruang kelas.

Dikutip dari: Beeman, Fatih. 2007. Beginilah Seharusnya Hidup. Indiva. Surakarta.
(rima nur rahmawati)